Jakarta – Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan, sama halnya dengan makhluk hidup lainnya. Pada masa tersebut, manusia akan beralih dari masa anak-anak menuju remaja atau biasa disebut pubertas. Materi ini tepat sekali disampaikan kepada siswa kelas 6 SD Juara Jakarta Selatan (SDJ Jaksel) sebagai upaya mempersiapkan anak-anak menuju masa puber.

Pada pertemuan kali ini Kamis (21/01). , pembelajaran telah masuk materi tentang pubertas yang terdapat pada tema 6. Teknik penyampaian materinya, dilakukan melalui aplikasi Zoom oleh Siti Khodijah wali kelas (wali kelas) 6. Ruang zoom telah dibuka sejak pukul 11.00 WIB. Serentak anak-anak telah banyak yang mengantri untuk menunggu diadmit oleh walas. Sambil menunggu teman lainnya, anak-anak telah diperdengarkan lagu motivasi yang dibawakan oleh penyanyi tanah air. Setelah menunggu beberapa saat, pembelajaran pun dimulai pada pukul 11. 10 WIB, dan berakhir pada pukul 11. 45 WIB. Walas menyapa dengan salam, mengingatkan kembali aturan saat Zoom, setelah itu langsung mulai menyampaikan materinya. Pembahasan diawali dengan pengertian pubertas, tanda-tanda pubertas pada laki-laki dan perempuan, cara menjaga kesehatan pada masa pubertas dan beberapa tips menghadapi masa pubertas. Materi ini juga dikaitkan dengan sisi agama. Terakhir siswa dipersilakan untuk bertanya tentang materi yang telah disampaikan.

Siti Khodijah telah menantikan pertemuan daring melalui aplikasi Zoom tersebut. Menurutnya, pembahasan materi tersebut sangat perlu dilakukan tatap muka secara daring agar dapat ditangkap secara jelas oleh siswa. Selain itu dengan cara ini guru dapat mengetahui secara langsung respon yang diberikan oleh siswa. Diharapkan materi ini nanti akan bisa menjadi bekal bagi siswa saat menghadapi masa tersebut.

Setelah mendapatkan materi ini, Zidan yang merupakan salah satu siswa kelas 6 berujar, “Oohh, saya jadi tahu tentang pertumbuhan dan perkembangan manusia, Bu.”
Sama halnya dengan Ara, “Ara jadi lebih mengerti tentang masa pubertas dan mengerti apa saja tanda-tandanya dan lebih tahu cara mengatasinya ….”
(Siti Khodijah)