Yogyakarta, Kelas 4 SD Juara melakukan aktivitas life skill memasak. Mereka menyiapkan alat dan bahan untuk memasak makanan seperti memotong sayur, mencuci beras, mencuci peralatan memasak, serta menyiapkan bumbu untuk memasak(01/21).

Dari laporan kegiatan, alhamdulillah mereka mampu melaksanakan pembelajaran ini dengan baik. Baik siswa maupun siswi tentu akhirnya berkecipung di dapur. Beraneka ragam makanan dibuat oleh siswa. Ada yang membuat nasi goreng, pecel, tahu goreng dan sebagainya.

Hikmah dari adanya life skill ini membuat siswa semakin dekat dengan orang tua, semakin mandiri, mengasah skill memasak, memahi kewajiban mereka untuk membantu pekerjaan orang tua dirumah. Mereka juga akan mengenal bumbu, alat masak dan proses-proses dari bahan mentah sampai terhidang matang.

Ada pembelajaran montessori disana mulai dari menghidu (mencari dan membau ciri khas) bahan mentah sampai kapan masakan matang. Mereka bisa merasakan dengan taktilnya bau-bauan masakan sudah matang, bau telur goreng atau kacang goreng, atau bau minyak yang sudah panas bahkan mungkin yang gosong. Saat memasukkan bumbu dan menumis, mereka juga akan terlatih untuk kehati-hatiannya di depan kompor atau wajan panci yang panas.

Besar harapan mereka akan tumbuh rasa syukur dan tidak mudah mencela makanan. Bahwa makanan yang terhidang itu ada proses yang panjang dan perjuangan. “Hujan-hujan enak anget-anget nasi goreng kemangi” tutur Ilyas.

Kontributor by Suranti, S.Pd