Semester dua pada pelajaran Bahasa Indonesia, di awali dengan materi pembahasan “Surat Pribadi dan Surat Dinas”.
Pada pertemuan pertama para siswa dikenalkan lebih dekat tentang Surat. Pada sebagian siswa surat yang diketahui itu hanyalah surat pribadi yang ditulis dengan tangan. Jaman dahulu kala. Surat sudah dikenal sebagai sebuah sarana menyampaikan ungkapan dalam bentuk tulisan. Pengirimannya dilakukan dengan beberapa cara yang sangat unik. Diantaranya mengirimkan dengan cara melarungkan surat yang dimasukan kedalam sesuatu yang bisa mengapung di laut. Kemudian pegiriman dengan menggunakan binatang (Khususnya merpati). Cara ini menjadi sebuah pengiriman surat yang sangat populer.

Tentu saja akurasi atau ketepatan sampainya surat tersebut, masih menjadi pertanyaan. Karena pengiriman tersebut bisa saja tidak sampai, atau sampai kepada penerima yang tidak semestinya. Meski demikian, cara pengiriman tersebut menjadi awal sejarah yang sangat penting dalam perkembangan pengiriman surat.

Dengan adanya materi surat ini diharapkan menambah pemahaman siswa terkait surat yang ditulis tangan sudah ada pada jaman dahulu kala dan perkembangan surat pada jaman sekarang. Pada pembelajaran tatap muka melalui ZOOM, siswa diberikan materi mengenai pengertian surat dan jenis-jenis aurat.

Antusias terlihat pada siswa yang aktif bertanya pada ZOOM. Ketika diberikan tugas menulis contoh surat pribadi dan surat dinas para siswa bisa mengerjakan dengan baik. Dikahir sesi ZOOM Nadya memberikan komentar ” Ternyata menyenangkan belajar menulis surat, Ana bisa lebih mengerti juga cara menulis surat dinas”.