Jakarta—Pagi itu, Jumat (15/1) siswa SD Juara Jakarta Selatan (SDJ Jaksel) mengawali kegiatannya dengan pembiasaan pagi, mulai dari melaksanakan salat Dhuha, penguasaan kosa kata baru Bahasa Inggris (One Day One Vocabulary) dan kegiatan khas setiap hari Jumat yaitu membaca surat Al-Kahfi. Tepat pukul 08.30, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran daring. Media yang sering digunakan dalam kegiatan ini adalah Whatsapp Group kelas (WAG) dan Google classroom. Tentunya pemilihan media belajar harus memperhatikan kemampuan orang tua siswa dalam menyediakan kuota internet yang akan digunakan dalam pembelajaran.

Untuk hari ini, berbeda dengan hari-hari sebelumnya,media ajar yang digunakan adalah Zoom. Pemilihan media ini dilakukan sebagai bentuk variasi media pembelajaran sekaligus sebagai sarana interaksi tatap muka daring guru dengan siswanya. Kegiatan diawali dengan menyapa siswa dan menyampaikan tata tertib dan memberikan beberapa permainan sebagai pembuka kegatan belajar untuk meningkatkan konsentrasi yang dibutuhkan agar hasil pembelajaran bisa dioptimalkan. Kegiatan ini lebih banyak difokuskan untuk mereview materi dan mengevaluasi penguasaa materi yang sudah disampaikan sebelumnya lewat media WAG dan Google Classroom.

Kegiatan pembelajaran hari ini menghasilkan kesan yang cukup baik, seperti diutarakan Fauzi (10) yang menyatakan senang bisa bertemu dengan semua teman dan gurunya meski lewat media daring. Siswa lainnya Tasya (11) dan Filia (10) juga mengutarakan hal yang sama, seperti kesan, “Berasa seperti belajar di sekolah.” Sehingga materi yang sudah disampaikan sebelumnya semakin paham dengan penjelasan yang disampaikan langsung guru kelasnya.
Diharapkan dengan variasi model/sumber belajar bisa memotivasi siswa untuk tetap giat belajar meski dilaksanakan dengan konsep belajar dari rumah (BDR) sekaligus merekatkan hubungan psikologis yang baik antara guru dengan siswanya sehingga kondusif untuk tercapainya hasil pembelajaran yang lebih baik.
(Marhabanur)