Jakarta – Setiap Senin sampai Kamis adalah rutinitas pagi yang dilakukan siswa SD Juara Jakarta Selatan (SDJ Jaksel) untuk tahsin dan tahfiz. Seperti Kamis (14/01/2021) siswa dibagi 2 kelompok setiap kelasnya, siap untuk dihubungi oleh guru untuk menyetorkan dan mengulang hafalannya.

Hari Senin dan Selasa adalah jadwal untuk kegiatan tahsin sedangkan Rabu dan Kamis adalah jadwal untuk tahfiz. Rutinitas ini dilakukan dimulai pukul 08.30 sampai pukul 09.30 untuk kelas rendah dan pukul 10.00-11.00 bagi kelas tinggi. Setiap guru menanyakan kesiapan siswa di grup tahsin dan tahfiz sebelum mulai pembelajaran. Lalu guru akan melakukan panggilan video kepada siswa secara berurutan menurut kesiapan peserta didik. Jika ada siswa yang belum mendapatkan giliran karena waktu belajar sudah habis, maka guru akan memberikan waktu lebih di luar jam sekolah.

“Alhamdulillah dukungan orangtua di rumah dan pembiasaan pagi di sekolah, SDJ Jaksel akan melakukan Wisuda Tahfiz Quran (WTQ) sebanyak 35 calon peserta didik. Mulai di juz 30 hingga juz 29. Ini menjadi semangat bagi siswa lainnya untuk berlomba menyelesaikan hafalan mereka,” ungkap Syamsuriadi Wakepsek Juara Jaksel.

Meskipun pandemic, semangat untuk melakukan pembiasaan pagi layaknya di sekolah tetap dijalankan. Peran orangtua dibutuhkan untuk pengawasan pembiasaan pagi ini. Semoga anak-anak tetap semangat untuk melakukan pembiasaan agar kelak mudah baginya untuk melakukan kebaikan yang tertanam sedari kecil.
(Erna K.)