Namanya Althaf Muhammad Abdillah Al-‘Azzam, biasa dipanggil Althaf. Usianya masih sangat belia, baru duduk di kelas satu SD Juara Pekanbaru. Semenjak tercatat sebagai peserta didik kelas 1 SD Juara, Althaf dan teman-teman sekelas belajar dengan system DARING (Dalam Jaringan). Bertatap muka dengan guru kelas dan guru pelajaran baru beberapa kali dilakukan ketika konsultasi belajar atau ujian kenaikan jilid UMMI. Kesan pertama bertemu muka dengan Ananda, sepertinya anaknya pendiam, tidak mudah menerima kehadiran orang baru (termasuk guru baru).

Belajar Daring memiliki kelebihan dan kekurangan. Tentu saja yang banyak disorot adalah kekurangannya. Anak-anak tidak semangat belajar, anak-anak tidak kenal guru,orang tua sibuk tak sempat mendampingi anak sesuai waktu, tugas-tugas yang tidak dikerjakan, dan satu kata untuk menggambarkan kondisi anak-anak di rumah adalah BOSAN.

Apakah Althaf bosan? Sampai awal semester dua ini, kesan bosan tidak ada di diri Althaf. Energi atau semangat belajarnya selalu penuh setiap hari. Dari pagi saat jam pembiasaan,guru kelas sudah menerima kiriman foto kegiatan Duha dan belajar. Begitu juga setelah jam pelajaran berlangsung, ananda paling cepat menyelesaikan tugas dan melaporkannya ke guru kelas. Tidak ada satu tugas pun yang tertinggal. Kerap foto dan video yang ananda kirimkan secara pribadi ke guru kelas, dikirimkan ke grup kelas untuk menjadi contoh bagi teman-temannya.

Ibunda Althaf mengatakan bahwa ananda akan bingung jika musim libur tiba. Biasanya Althaf akan mengaji UMMI setiap pagi dan mengirimkannya ke guru UMMI, tapi karena kondisi libur maka kegiatan itu tidak dilakukan. Ananda menjadi tidak sabar menunggu libur berakhir. Benar saja, ketika di awal semester dua sekolah baru dibuka, ananda langsung mengirimkan rekaman suaranya saat mengaji UMMI. Padahal jadwal mengaji UMMI belum dibuka. MasyaAllah.
Semoga semangat belajar anak kedua dari tiga bersaudara ini selalu terjaga selamanya. Sikap belajarnya yang luar bisa menjadi penyemangat tersendiri bagi guru dan teman-teman selama proses belajar jarak jauh dilaksanakan di negeri ini. Aamiin.

Kontributor: Heni Kusrini,S.Psi (Guru Kelas 1)