Surabaya. Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia diperingati setiap 10 Januari. Pentingnya peran pohon dalam berbagai aspek keberlangsungan hidup, menjadikan masyarakat harus terus menjaga dan melestarikan pohon. Oleh karena itu, perlunya kesadaran diri sejak dini perihal melestarikan pohon, agar tidak mudah terkena dampak berbagai macam bencana.
Pada siswa kelas 1 sampai kelas 3 dianjurkan untuk bisa lebih terampil dalam proses mulai dari menanam hingga merawat tanaman, karena merawat tanaman lebih berat daripada menanamnya saja.

“Sebagaimana sesama makhluk hidup, kita harus saling menjaga. Sebab, pohon sangat vital untuk kehidupan bumi termasuk di dalamnya yaitu manusia dan hewan,” ucap Bu Yuswaningsih selaku PJ hari pohon tahun ini.

Lingkungan yang terawat dapat mencegah perubahan iklim yang ekstrim, menjaga habitat margasatwa, sebagai penyimpanan air bersih, dan banyak lagi.Hal tersebut juga bisa dilakukan di lingkungan rumah masing-masing.
peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia ini penting untuk mengasah para siswa Juara Surabaya untuk supaya lebih peduli dengan keberadaan pohon maupun tanaman di lingkungan sekitar. Hal tersebut karena pohon dapat menghasilkan oksigen yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup manusia maupun makhluk hidup lainnya.

“Selain mengeluarkan oksigen, ada beberapa tanaman juga yang sering kita konsumsi, misalnya sayur mayur dan lainnya. Jika kita berbicara tentang pohon, kita berbicara juga apa yang kita konsumsi. Baik pohon kecil maupun besar semuanya itu bermanfaat,” sambung bu yuswaningsih.

Menurutnya, pohon sebagai jembatan kehidupan, jembatan napas antara manusia dan alam semesta. Manfaat pohon lainnya yaitu untuk menahan percepatan pemanasan global. Ssemakin banyak orang yang menanam pohon, semakin bersih pula kualitas udara yang ada di bumi.