Salah satu kecakapan hidup yang harus dimiliki setiap orang adalah memiliki kemampuan pertukangan sederhana/ keterampilan memperbaiki sesuatu. Tapi bagi anak sekolah dasar, kelas 1 lagi, apa iya dibutuhkan.
Setidaknya memiliki nilai dan sikap ingin memperbaiki ketika melihat sesuatu yang rusak itu bisa dimulai sejak dini. Begitu pula dengan nilai dan sikap mandiri juga hal positif yang bisa ditumbuhkan sejak kecil.
Meski tampak sepele, tapi kemampuan memperbaiki sesuatu amat dibutuhkan di kemudian hari.
Pada hari Kamis, 9 April 2020 anak kelas 1 mengikuti kegiatan menyenangkan pertukangan sederhana dalam pembelajaran jarak jauh. Setiap anak memilih salah satu barang yang rusak di rumahnya lalu diperbaiki.
Sebagai contoh ananda Fatih memilih memperbaiki bros dan gantungan kunci dengan memilah-milah dan memasangkan sesuai pasangannya.
Sementara ananda Fakhira menjahit kancing baju ayahnya yang copot. Ada pula ananda Ridha yang memperbaiki sandal japit yang sudah rusak.
Lain lagi dengan ananda Rara memperbaiki kursi yang sudah rusak. Diantara anak-anak ada pula yang sama yaitu nanda Atika dan Hisan menjahit boneka kesayangan mereka yang rusak.
Yang tak kalah luar biasa bahkan ananda Taqiya berani memperbaiki lantai yang rusak (udah mirip tukang bangunan kan?)
Dengan memiliki kemampuan ini, waktu kita bisa lebih efektif karena bisa dikerjakan sendiri tanpa menunggu orang lain memperbaiki barang kita yang rusak.
Selain itu kita juga bisa lebih hemat karena tidak mengeluarkan uang  untuk membayar orang lain memperbaiki barang kita yang rusak.
Alhamdulillah anak kelas 1 senang mengikuti kegiatan ini. Jadi dapat pengalaman dan pembelajaran baru. Seperti yang diungkapkan ananda Hisan, Alhamdulillah jadi belajar menjahit.